Jamu Tradisional

14 Okt

Manfaat Jamu Tradisional Indonesia

Terlahir dan dibesarkan dalam kalangan keluarga yang lebih mengedepankan pengobatan tradisional, tentu aroma jamu-jamuan sudah tidak asing lagi bagi indera penciuman saya. Sejak kecil saya sudah dijejali atau istilah dalam bahasa jawa “dicekok” dengan aneka jamu-jamuan, mulai dari jamu beras kencur untuk nafsu makan dan menghindari masuk angin. Jamu asem kunyit agar badan segar terutama selagi menstruasi, serta jamu sirih agar rahim sehat dan selaput keperawanan tetap kencang. Sirih yang akan diracik menjadi jamu pun harus yang tulang batang didaunnya bertaut satu sama lain. Entah alasan apa yang mendasarinya, tapi mitos itu sangat dipercaya oleh para leluhur dan keturunan yang terus melestarikannya. Ada pemikiran bahwa bentuk sirih yang menyerupai area “V” perempuan dipercaya mempunyai kekuatan magis dan zat antiseptik alami yang tak hanya memberi aroma segar pada daerah sensitif perempuan, tapi juga mengencangkan panggul rahim sehabis melahirkan. Disamping itu, ada jenis sirih merah yang berguna untuk mengobati penyakit diabetes, darah tinggi, asam urat, maag, kencing manis dan kelelahan. Caranya sangat sederhana, cukup minum 1 gelas rebusan sirih merah setiap hari untuk mengobati berbagai macam penyakit tersebut.

Bagaimana dengan rasanya ? Namanya saja jamu tradisional yang bahan-bahannya murni dari alam, tentu tidak ada yang rasa orange apalagi strawberry. Karena tidak diramu secara kimiawi yang dengan menambahkan bahan pemanis buatan. Semua rasa pahit harus ditelan dalam satu kali tegukan agar aroma menyengat dan rasa pahit tidak berlama-lama ada di tenggorokan kita.

Bila kita ingin mengkaji sejauh mana manfaat dari Jamu Tradisional Indonesia, sepertinya akan menghabiskan bab demi bab yang begitu banyak mengurai bahan-bahan alami jamu yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan yang ada di Indonesia. Apalagi pengetahuan tentang pengobatan tradisional dengan jamu, sudah dikenal sejak periode kerajaan Hindu-Jawa. Hal ini dibuktikan dengan adanya Prasasti Madhawapura dari jaman Majapahit yang menyebut adanya tukang meramu jamu yang disebut Acaraki. Pada relief candi Borobudur sekitar tahun 800 – 900 masehi, juga menggambarkan adanya kegiatan membuat jamu.

Konon, pada zaman dahulu kala para selir raja yang jumlahnya bisa mencapai 40 orang. Saling berlomba mempelajari ilmu meracik jamu. Semakin bervariasi dan tinggi ilmu yang dimilikinya terutama untuk urusan area ’V’. Maka kemungkinan untuk ‘didatangi’ sang raja akan semakin sering. Hingga semakin berkembanglah metode dan racikan jamu untuk menyenangkan kaum lelaki, bahkan akhir-akhir ini tampak semakin menjamur salon V spa untuk ratus vagina yang memakai bahan dasar ramuan tradisional jamu Indonesia.
Berikut adalah beberapa resep tradisional jamu Indonesia yang mungkin bisa menjadi alternatif perawatan murah yang patut untuk dicoba, sebagai salah satu penghargaan dan pelestarian kekayaan leluhur bangsa Indonesia.

Kesehatan Mata

14 Okt

Cara Mudah Menjaga Kesehatan Mata


Jaga Kesehatan mata Anda
Apakah mata Anda terasa lelah dan pedih setelah bekerja seharian ? Gaya hidup modern menyebabkan stres pada tubuh dan mata kita di antara yang paling menderita.

Tapi tentu tak harus seperti ini. Pelajari cara-cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk kesehatan mata dan mata Anda akan merasakan dan terlihat lebih baik hanya dalam beberapa hari.

1. Periksa mata setiap 12 bulan
Masalah penglihatan yang tidak ditangani akan berkembang semakin parah, dan memakai lensa kontak atau kacamata yang tidak lagi cocok untuk Anda dapat menyebabkan masalah penglihatan dan sakit kepala.

2. Di musim panas, pakailah kacamata
Sinar UV dapat membuat kerusakan serius pada mata. Kacamata yang baik dapat mencegah hal ini. Ketika membeli kacamata, pastikan yang dapat memantulkan paling tidak 98% radiasi UV.

3. Makanlah nutrisi yang baik untuk Anda dan mata Anda
Studi baru-baru ini menunjukkan bahwa vitamin dan kelompok antioksidan dapat mencegah, atau paling tidak memperlambat degenerasi makular dan pertumbuhan katarak. Nutrisi yang baik bagi tubuh juga baik untuk mata.

Pakai kacamata di musim panas
4. Jika Anda membaca atau bekerja menggunakan komputer, pastikan cahayanya tepat
Bekerja dengan cahaya minim dapat menyebabkan kelelahan mata, tapi cahaya yang terlalu terang juga tidak baik. Arah cahaya terbaik jika bekerja menggunakan komputer adalah dari lampu meja bercahaya lembut dari arah samping. Kurangi tingkat terang (brightness) monitor. Warnanya memang jadi tak terlalu tajam, tapi mata akan jadi lebih nyaman.

5. Istirahatkan mata Anda
Hampir semua orang merasakan mata mereka jadi tidak nyaman setelah duduk seharian di depan layar komputer. Hal ini disebabkan mata berkedip 25% lebih sedikit dari biasanya, yang menyebabkan mata jadi kering. Satu hal yang bisa dilakukan adalah menutup mata Anda dan menghitung sampai 5 sebelum membukanya kembali. Hal lainnya adalah berpaling dari layar monitor dan fokus pada sebuah objek yang jauh, sesering mungkin.

Pakai kacamata di musim panas
4. Jika Anda membaca atau bekerja menggunakan komputer, pastikan cahayanya tepat
Bekerja dengan cahaya minim dapat menyebabkan kelelahan mata, tapi cahaya yang terlalu terang juga tidak baik. Arah cahaya terbaik jika bekerja menggunakan komputer adalah dari lampu meja bercahaya lembut dari arah samping. Kurangi tingkat terang (brightness) monitor. Warnanya memang jadi tak terlalu tajam, tapi mata akan jadi lebih nyaman.

5. Istirahatkan mata Anda
Hampir semua orang merasakan mata mereka jadi tidak nyaman setelah duduk seharian di depan layar komputer. Hal ini disebabkan mata berkedip 25% lebih sedikit dari biasanya, yang menyebabkan mata jadi kering. Satu hal yang bisa dilakukan adalah menutup mata Anda dan menghitung sampai 5 sebelum membukanya kembali. Hal lainnya adalah berpaling dari layar monitor dan fokus pada sebuah objek yang jauh, sesering mungkin.

“Gudek,Euenak eeuuyyii…,

14 Okt

Gudeg…, Makanan Khas Kota Yogyakarta

Kalau anda datang ke Yogyakarta jangan lupa membeli oleh 0leh masakan khas, yakni Gudeg. Gudeg menjadi ikon kota Yogyakarta yang tidak dapat dipisahkan. Setiap mendengar kata ‘gudeg’ pasti teringat Jogja, begitu pula sebaliknya. Gudeg (bahasa Jawa gudheg) adalah makanan khas Yogyakarta  yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan dan dibumbui dengan kluwek. Warna coklat biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek. Gudeg mempunyai ciri khas rasa yang dominan dengan rasa manis.

Gudeg banyak tersedia di Yogyakarta, dengan berbagai nama yang biasanya menggunakan nama pemiliknya. Tapi ada satu lokasi yang cukup terkenal di Yogjakarta yang menyediakan gudeg ini, yaitu di Jalan Wijilan (sebelah selatan Plengkung Wijilan). Di sepanjang jalan ini berderet warung dan rumah makan yang khusus menyediakan gudeg, sehingga lebih dikenal dengan Gudeg Wijilan. Warung dan rumah makan ini tidak pernah sepi dari pengunjung yang ingin menikmati gudeg khas Jogja ini, ingin disantap langsung atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh juga bisa. Kalo ingin dibawa pulang pun tersedia dalam kemasan kardus kertas atau yang lebih khas lagi dengan menggunakan kendil (terbuat dari tanah liat).

Ada berbagai varian gudeg, antara lain:

  • Gudeg Kering, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh kental, jauh lebih kental daripada santan pada masakan padang.
  • Gudeg Basah, yaitu gudeg yang disajikan dengan areh encer.
  • Gudeg Solo, yaitu gudeg yang arehnya berwarna putih.

 

Nah, kalo Anda sedang berkunjung ke Jogjakarta, jangan lupa untuk menikmati gudeg ini. Gudeg Wijilan bisa menjadi salah satu alternatif untuk Anda kunjungi.

Soto Kampung Solo

14 Okt

Makanan Kampung Khas Solo

Bagi Anda penggemar kuliner, warung satu ini mungkin bisa jadi referensi Anda terutama bagi penggemar masakan Solo. Mulai kali ini tidak perlu datang jauh-jauh ke Solo hanya untuk menikmati nikmatnya Soto Solo ataupun Nasi Liwet. Cukup dengan datang ke Warung Soto Solo yang terletak di Jalan Paus Nomor 9, sekitar 50 meter dari Jalan Arifin Ahmad.

Warung ini akan memberikan alternatif bagi Anda yang bosan dengan menu-menu yang biasa di santap. Tempat ini menyediakan berbagai makanan khas Solo. Dan beberapa jenis minuman yang bisa Anda coba.
“Kami menyuguhkan masakan khas kampung dengan rasa yang bukan berarti kampungan,” jelas Pengelola Warung Soto Solo, Murti, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, warungnya menyediakan Soto Ayam Kampung, Soto Daging, Nasi Liwet dan juga beberapa pegangan khas Solo lainnya. Ia lebih menggunakan ayam kampung agar memberikan rasa yang lebih khas. Dan yang pasti masakannya tidak menggunakan MSG.

Begitu juga dengan Nasi Liwet, para pelanggan bisa menikmati khasnya  nasi gurih yang disajikan dengan sayur labu siam, opor ayam, telur pindang dan juga sambel goreng krecek. Biasanya penduduk kota Solo biasa memakan nasi liwet setiap waktu mulai dari untuk sarapan, sampai makan malam.

Tidak hanya menyuguhkan makanan khas Solo, Warung Soto Solo juga menyediakan berbagai minuman dengan rasa yang khas. Mulai dari teh yang dibuat dengan racikan sendiri hingga anekan jus dengan resep yang spesial

Untuk dapat menikmati berbagai menu yang tersedia Anda tidak perlu merogoh kocek yang banyak. Makanan yang disediakanpun beraneka ragam mulai harga Rp 8 ribuan, Anda sudah bisa menikmati masakan khas di rumah makan tersebut.

Untuk membuat para pelanggan nyaman dan betah berlama-lama di warung ini, Murti mendesain warungnya dengan beberapa lukisan dan hiasan tanaman. Di antaranya bunga anthurium dan beberapa jenis lainnya. “Dengan desain warung yang seperti ini kami berusaha menghilangkan kesan kota dengan udara yang panas saat anda menikmati hidangan,” ujarnya.


“”Borobudur Temple””

14 Okt

Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9

Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World Wonder Heritages ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.

Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.

Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.

Bagian dasar Borobudur, disebut Kamadhatu, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patung Budha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut Arupadhatu, melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk. Bagian paling atas yang disebut Arupa melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam.

Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahir pembuatnya. Relief itu akan terbaca secara runtut bila anda berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk candi). Pada reliefnya Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).

Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha. YogYES mengajak anda untuk mengelilingi setiap lorong-lorong sempit di Borobudur agar dapat mengerti filosofi agama Budha. Atisha, seorang budhis asal India pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candi yang dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum Katedral Agung di Eropa ini.

Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran Budha dari Serlingpa (salah satu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepala biara Vikramasila dan mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enam naskah dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut “The Lamp for the Path to Enlightenment” atau yang lebih dikenal dengan nama Bodhipathapradipa.

Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang Borobudur adalah bagaimana kondisi sekitar candi ketika dibangun dan mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur. Beberapa mengatakan Borobudur awalnya berdiri dikitari rawa kemudian terpendam karena letusan Merapi. Dasarnya adalah prasasti Kalkutta bertuliskan ‘Amawa’ berarti lautan susu. Kata itu yang kemudian diartikan sebagai lahar Merapi. Beberapa yang lain mengatakan Borobudur tertimbun lahar dingin Merapi.

Dengan segala kehebatan dan misteri yang ada, wajar bila banyak orang dari segala penjru dunia memasukkan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya, anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat kerajinan. Anda juga bisa pergi ke puncak watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas. Tunggu apa lagi? Tak perlu khawatir gempa 27 Mei 2006, karena Borobudur tidak terkena dampaknya sama sekali.

“World Miracle”

14 Okt

10 Keajaiban Dunia

1.Chichen Itza

Merupakan peninggalan arkeologi suku Maya di Meksiko yang paling lengkap serta masih terawat dengan baik. Menurut buku budaya suku Maya dari Chilam Balam, kompleks candi ini dibangun antara tahun 502-522 Masehi. Suku Maya hanya menempatinya selama 200 tahun, kemudian mereka berpindah ke daerah pantai di Campeche. Itza merupakan titik sentral kompleks bangunan lainnya seperti Piramida Kukulcan, Candi Chac Mool, dan bangunan Seribu Tiang.

2. Christ The Redeemer

Adalah sebuah gedung pertunjukan yang besar/amphitheatre, terletak di Ibukota Negara Italia, Roma, bernama asli “Flavian Amphitheatre”, didirikan oleh Raja Vespasian dan terselesaikan oleh anaknya Titus. Ada yang berpendapat bahwa Colosseum dibuat pada tahun 79 SM. Asal nama Colosseum berasal dari sebuah patung setinggi 130 kaki atau 40 m yang bernama Colossus. Tempat ini di set untuk menampung 50.000 orang penonton.

 

 

3. Colosseum

Adalah sebuah gedung pertunjukan yang besar/amphitheatre, terletak di Ibukota Negara Italia, Roma, bernama asli “Flavian Amphitheatre”, didirikan oleh Raja Vespasian dan terselesaikan oleh anaknya Titus. Ada yang berpendapat bahwa Colosseum dibuat pada tahun 79 SM. Asal nama Colosseum berasal dari sebuah patung setinggi 130 kaki atau 40 m yang bernama Colossus. Tempat ini di set untuk menampung 50.000 orang penonton.

4. Great Wall of China

Tembok Raksasa Cina atau Tembok Besar merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat oleh manusia, terletak di Republik Rakyat Cina. Panjangnya adalah 6.400 kilometer (dari kawasan Sanhai Pass di timur hingga Lop Nur di sebelah barat) dan tingginya 8 meter dengan tujuan untuk mencegah serbuan bangsa Mongol dari Utara pada masa itu. Lebar bagian atasnya 5 m, sedangkan lebar bagian bawahnya 8 m. Setiap 180-270 m dibuat semacam menara pengintai. Tinggi menara pengintai tersebut 11-12 m. Untuk membuat tembok raksasa ini, diperlukan waktu ratusan tahun di zaman berbagai kaisar.

5. Machu Picchu

Machu Picchu (“Gunung Tua” dalam bahasa Quechua; sering juga disebut “Kota Inca yang hilang”) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. diatas permukaan laut. Berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco. Merupakan simbol Kerajaan Inka yang paling terkenal. Dibangun pada sekitar tahun 1450, tetapi ditinggalkan seratus tahun kemudian, ketika bangsa Spanyol berhasil menaklukan Kerajaan Inka.

 

6. Petra

Adalah sebuah situs arkeologikal di Yordania, terletak di dataran rendah di antara gunung-gunung yang membentuk sayap timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba. Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Simbol teknik dan perlindungan. Kota ini didirikan dengan mengali dan mengukir cadas setinggi 40 meter. Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan pada 9SM-40M oleh Raja Aretas IV sebagai kita yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir. Nabatean membangun Petra dengan sisitem pengairan yang luar biasa rumit. Terdapat terowongan air dan bilik air yang menyalurkan air bersih ke kota, sehingga mencegah banjirmedadak. Mereka juga memiliki teknologi hidrolik untuk mengangkat air.

7. Taj Mahal

Adalah sebuah monumen yang terletak di Agra, India. Dibangun atas keinginan Kaisar Mughal Shah Jahan, anak Jahangir, sebagai sebuah musoleum untuk istri Persianya, Arjumand Banu Begum, juga dikenal sebagai Mumtaz-ul-Zamani atau Mumtaz Mahal. Pembangunan menghabiskan waktu 23 tahun (1630-1653) dan merupakan sebuah adi karya dari arsitektur Mughal. Shah Jahan memerintahkan Ustad Ahmad membuat bangunan ini. Ustaz Ahmad mengumpulkan 20.000 orang pekerja yang terdiri dari tukang batu, tukang emas, dan pengukir yang termasyhur dari seluruh dunia. Dengan bumbung, kubah dan menara yang buat dari marmer putih, serta seni mozak yang indah. Sebanyak 43 jenis batu permata, termasuknya yaitu berlian, jed, kristal, topaz, dan nilam telah digunakan untuk memper indah Taj Mahal.

8. Giza Pyramid

Adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza. Dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 SM. Tiga piramida yang lebih kecil untuk istri Khufu, dan sebuah piramida “satelit” yang lebih kecil lagi, berupa lintasan yang ditinggikan, dan makam-makam mastaba berukuran kecil di sekeliling piramida para bangsawan.

9. Acropolis of Athens

Acropolis adalah dataran tinggi berbatu setinggi 156 m, dan ada beberapa reruntuhan bangunan kuno yang dulunya adalah kuil yg menjadi pusat sejarah Athena. Mulai dibangun 1.300 tahun SM. Acropolis sebenarnya sebuah kota kecil yang permai, sampai kerajaan Persia menghancurkannya di tahun 480 SM. Setahun kemudian tentara Yunani mengalahkan Persia dan membangun ulang kuil-kuil itu. Antara tahun 467 sampai 404 SM, bangunan tersebut selesai dibangun. Pada tahun 1834 Athena menjadi ibukota Yunani, raja Otto menetapkan Acropolis sebagai bangunan arkeologi yang dilindungi. Tahun 1975 Acropolis direstorasi.

10. Alhambra

Adalah nama sebuah kompleks istana sekaligus benteng yang megah dari kekhalifahan bani ummayyah di Granada, Spanyol bagian selatan (dikenal dengan sebutan Al-Andalus ketika benteng ini didirikan), yang mencakup wilayah perbukitan di batas kota Granada. Istana ini dibangun sebagai tempat tinggal khalifah beserta para pembesarnya.

 

Wisata Yuuukk

14 Okt

Gunung Bromo, Kawah Ijen, Kalibaru dan Pantai Sukamade 5 Hari 4 Malam

“Mengasyikkan euyy..,,,”

Day  1. Tiba di Surabaya – Transfer ke Desa Cemorolawang, Bromo (D)
Setibanya di Surabaya airport, anda akan dijemput oleh guide kami untuk kemudian bersama-sama menuju Desa Cemorolawang di tepi Tengger Kaldera untuk check-in dan bermalam sembari melihat Gn Bromo dari kejauhan. Makan malam akan disajikan di hotel sekitar pukul 1930.

Day 2. Sunrise Tour ke Gn Bromo dan Penanjakan – Transfer ke area Kawah Ijen (BLD)

Pada pukul 0330 dini hari anda akan kami bangunkan untuk kemudian bersama-sama dengan kendaraan 4WD kita mengarungi lautan pasir di kegelapan malam dan dinginnya pegunungan menuju Puncak Penanjakan untuk menikmati pemandangan alam yang mengagumkan. Di sana kita dapat melihat gugusan Gn Bromo, Gn Kursi, Gn Batok dan Gn Semeru di latar belakang dalam satu arah pandang sembari perlahan matahari terbit menambah indahnya suasana.

Dari sana kita melanjutkan petualangan kita melintasi lautan pasir menuju Gn Bromo untuk melanjutkan perjalanan dengan pendakian ke 245 anak tangga menuju Puncak Bromo (aktivitas berkuda dapat dilakukan dengan biaya pribadi). Setelah puas menikmati keindahan alam dan panorama dari puncak Gn Bromo kita kembali menuju hotel untuk sarapan pagi dan berkemas-kemas untuk perjalanan kita selanjutnya. Sekitar pukul 1100 kita check-out dan dengan melalui Bondowoso dilanjutkan dengan melalui jalan-jalan pedesaan dan membelah perkebunan kopi blawan dan arabika kita akan menuju area Kawah Ijen. Perjalanan dari Bromo ke Kawah Ijen akan kita tempuh lebih kurang 6 jam perjalanan. Sesampainya kita di guesthouse/hotel kita akan check-in dan bermalam.
Day 3. Trekking ke Kawah Ijen – Pantai Sukamade di Taman Nasional Meru Betiri (BLD)
Pagi hari kita akan meninggalkan hotel untuk menuju Pos Jagawana Paltuding dimana kendaraan kita harus berhenti dan tidak dapat melanjutkan perjalanan lebih jauh lagi. Dari sana kita akan memulai program trekking kita mendaki ke atas tepian Kawah Ijen. Pendakian ini berjarak sekitar 3km (one way) yang akan memakan waktu kurang lebih 1,5 jam perjalanan naik dan 1 jam perjalanan turun. Usai menikmati pemandangan dan fenomena alam Kawah Ijen yang mengagumkan juga aktivitas masyarakat penambang belerang yang unik kita akan kembali ke Paltuding untuk kemudian dengan kendaraan meneruskan perjalanan menuju Pantai Sukamade di Taman Nasional Meru Betiri.

Dalam perjalanan menuju Pantai Sukamade ini kita akan memasuki jalanan berbatu yang curam, aktivitas wisata ini sangat cocok bagi penggemar wisata petualangan. Meru Betiri juga dikenal sebagai salah satu hutan yang paling belum terjamah yang ada di Pulau Jawa ini dan dikenal juga dengan mitos tempat dimana harimau jawa masih tersisa dan berkeliaran di malam hari. Perjalanan ini akan menempuh waktu 5 jam dengan menyeberangi beberapa anak sungai. Sehingga khusus untuk perjalanan ini, kita akan menggunakan kendaraan 4WD khusus.

Setibanya di Pantai Sukamade, kita akan registrasi di Pos Taman Nasional untuk check-in di Mess Pantai, untuk kemudian makan malam sederhana bersama di kegelapan malam sembari menunggu waktu yang tepat untuk menyisiri pantai dan mencari penyu-penyu yang sedang bertelur di bawah cahaya bintang yang gemerlap.

Usai aktivitas wisata menyaksikan penyu bertelur (tidak ada jaminan), maka kita kembali ke mess untuk bermalam.

Day 4. Pantai Sukamade – Desa Kalibaru (BLD)
Setelah sarapan pagi, kita akan meninggalkan Sukamade dan menuju Desa Kalibaru. Sepanjang perjalanan anda akan dapat melewati bermacam-macam perkebunan mulai dari perkebunan kopi, kakao, juga perkebunan karet hingga kita keluar dari hutan dan melanjutkan perjalanan di jalan aspal ke Desa Kalibaru. Desa Kalibaru ini adalah sebuah desa yang memiliki iklim sejuk, tidak terlalu dingin. Masyarakatnya masih tradisional, dan polusi udara tentunya kecil sehingga bermalam di sini akan menciptakan suasana rileks dan santai.

Setibanya kita di Desa Kalibaru, kita akan langsung menuju Margo Utomo Hill View Cottage untuk check-in dan bermalam. Di hotel ini anda seolah menyatu dengan alam, dengan pemandangan bukitnya yang indah, sungai jernih yang terletak di belakang hotel juga menambah suasana rileks di hotel ini. Aktivitas bersantai, menikmati suasana alam atau berenang di kolam renang adalah contoh hal-hal yang dapat anda lakukan di sini.

D5. Desa Kalibaru – Transfer out ke Surabaya atau Drop di Ketapang Ferry Terminal (BL)
Seusai sarapan pagi, kita akan check-out dan meninggalkan hotel untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Surabaya atau apabila anda ingin melanjutkan perjalanan ke Bali, maka kami dapat menurunkan anda di Terminal Ferry Penyeberangan Ketapang. Tour selesai.